Semenjak resign dari kerjaan karena ikut suami ke Depok, aku memutuskan untuk di rumah all day time. Iya benar-benar full day. Awalnya merasa bosaaan sekali karena hanya terhubung dengan suami tanpa adanya teman yang biasanya haha-hihi di kantor dulu. Ditambah suami pun kerja, yang artinya aku sendiri di rumah tanpa siapapun, kondisi waktu itu belum ada anak. Iyes, ceritanya pengantin baru, uhuy.
Meski sering berazzam dalam hati : akan selalu ada yang dikorbankan untuk sesuatu yang berharga. Resign salah satu pengorbananku yang luar biasa berat. Karena sudah sangat nyamaaan sekali dengan teman rasa saudara di kantor dulu, bener-bener kayak satu keluarga.








