Thursday, January 4, 2018

Space Voyage : Ada Planet Di Planet Bekasi

Bismillah...


Hello 2018, salam semangat!

Sudah liburan kemana awal tahun ini? Belum? Duh, yuklah refreshing! Jika kalian bosan dengan liburan yang itu-itu saja, bisa melipir sebentar ke Planet Bekasi. Ada apa disana? Ada sesuatu yang tak biasa.

Sabtu, 30 Desember 2017 kemaren saya dan anak-anak menyempatkan diri mampir ke Summarecon selepas kondangan di Bekasi. Penasaran sekali dengan isi Summarecon, akhirnya janjian dengan si Ochy. Niatnya sih cuma kepo aja gitu tanpa tahu arah dan tujuan mau ngapain disana.


Setelah memasuki Gerbang Summarecon yang aduhai mempesona. Saya dihadapkan dengan pemandangan Mall mewah dan megah. Lalu ngebatin : Wah, kota besaaaar :D.

Maklum, di Depok cuman ada Margocity yang hanya sepertiganya Summarecon. Lirik kanan-kiri, anak-anak berlarian dan tiba-tiba di depan arah saya berjalan terdapat Apollo besar yang menggantung di Lantai 2. 

Wah, apa itu?
Seru ga ya?
Cocok untuk anak kah?

Untuk mengatasi rasa penasaran itulah saya akhirnya naik lift ke lantai 2. Membaca situasi dan kondisi. Bolak-balik melintasi ticketing, mempertimbangkan beli-ga-beli-ga : Kalau beli jatah buat beli sroto dan mendoan berarti berkurang, kalau ga sayang-sayang sudah jauh-jauh ke Planet Bekasi, masa ga coba wahana ini? Lagian kan buat edukasi anak juga, siapa tahu memang tempatnya bagus buat anak-anak, nyiptain bonding juga kan ujung-ujungngnya? Setelah pergulatan batin, peperangan antara Angel and evil, akhirnya saya memutuskan untuk masuk! Yeaaay...


HTM-nya dikenakan 35ribu saja per orang. Anak-anak usia 7 tahun ke atas bayar. Sedangkan di bawah itu ga. Tapi ceroboh nya saya, ga baca pamflet sebelah pembelian karcis, pake nanya segala :

"Mba, kalau anak 2 tahun bisa ga?"
"Bisa tapi harus didampingi ya bu."
"Bayar?"
"Ga bu"
"Kalau anak 4 tahun?"
"Bayar bu." Si Mba-nya jawab sambil ragu terpancar dari matanya yg ga bisa boong.
"Yaudah pesan 3 ya mba"



Kemudian kami menaiki tangga untuk masuk ke dalam Space Voyage!

Berhasil menaiki tangga, langsung dihadapkan dengan terowongan gelap 45derajat layaknya perosotan. Anak-anak ketakutan awalnya, namun ketika sampai di bawah akhirnya mereka tertawa dan itu membuat saya lega. Jangankan anak-anak, saya pun tegang pas mau merosot, lalu  hempaskan sambil teriak-teriak ga jelas, haha.



Setelah itu dipertemukan dengan spot dengan background astronot dengan segala kecanggihan peralatan di dalamnya. Lanjut menuju Dashboard pesawat luar angkasa yang dapat kita mainkan ala-ala astronot. Banyak sesuatu yang dapat Kami pelajari di sana, seperti remote control, navigasi, turbulensi dan lainnya.

Next, terpampang pajangan Apollo dengan berbagai macam bentuk dan jenisnya. Yang berhadapan dengan Astronot Space Suit, berupa perlengkapan pakaian yang digunakan astronot.





Ada pula pigura yang berisi informasi mengenai tata surya yang bisa kita bacakan pada anak. Membacanya memerlukan suara yang tinggi karena persis berhadap-hadapan dengan video meledaknya gumpalan-gumpalan kabut raksasa yang pada akhirnya terbentu bumi dan planet lainnya sesuai teori Big Bang. Boom! Boom! Duaaar!

Untunglah anak saya berani dan tidak takut. Karena ledakannya benar-benar terasa dengan latar sinar matahari yang memamcar. Tidak disarankan membawa anak dibawah 2tahun yang panikan.





Bagai terjebak di sebuah ruangan, kami pun tak tahu harus kemana? Balik lagi? Ga mungkin! Maju terus? kok ya cuman ada pintu terowongan? Akhirnya, Kami memasuki terowongan tersebut dengan merangkak, maunya sih tiarap biar bisa ngesot ya namun apalah daya takut ketinggalan anak-anak, haha, emak payah!

Terowongannya gelap dengan lampu seadanya, was-was dengan apa yang akan terjadi setelahnya, saya pun meminta Muna agar melihat terlebih dahulu ada apa di depan sana. Voila, ternyata spot foto baju astronot yang kita bisa menaiki anak tangga dibelakangnya. Jadilah kita pefotoan.

Kemudian, kita melanjutkan perjalan dengan memasuki labirin yang bagai tak ada ujungnya. Backsound suara tawa Alien membahana menakuti Kita. Wuahahaha.. Menggema dimana-mana. Fathan, Nusaiba spontan memegang tanganku erat-erat bahkan sesekali memeluk.





Bhaaaa... Alien muncul! Untungnya hanya pajangan saja, tidak bisa bergerak atau sekedar menakut-nakuti.

"Ga apa-apa, Alien nya juga dikerangkeng kok." Uminya sok bijak padahal gemeteran :D.

Habis gelap, terbitlah terang, habis alien terbitlah gugusan-gugusan yang berpendar indah mempesona 😍

Tak terhenti sampai disana, perjalanan masih panjang! Ada kerlap-kerlip Bintang serasa benar-benar mengawang di luar angkasa. Karena apa yang Kami pijak adalah kaca yang didalamnya terpancar cahaya berkerlap-kerlip, begitupun di atas dan kanan-kiri Kami.

Lanjut lagi, ada video meteor jatuh yang jumlahnya sangat banyak. Bagus banget sampe berasa sedang menyaksikannya langsung di angkasa. Yang setelahnya Kami harus melewati lagi lorong dengan kerlap-kerlip cahaya.





Dan setelah hopeles mencari jalan pulang, kami pun melewati labirin-labirin dengan arsitektur Goa-goa seperti yang dipenuhi berbatuan layaknya purbakala. Beberapa kali belokan dan akhirnya sampai ke jalan keluar, huaaaah, langsung kami tertawa melepas semua was-was di dada. Pyuh...

It's sooo Challenging 😂 
Bagai berlayar di Luar Angkasa. *Iyalah, namanya juga Space Voyage! 😂

"Macam rumah hantu namun ini dikemas dengan tema Luar Angkasa ya teh?" Komen Muna setelah berhasil keluar dari Space Voyage.

Bagi Kamu yang ingin menantang adrenalin, yuk ke Space Voyage, di Mall Summarecon, Bekasi! Hadirkan pengalaman baru dalam berekreasi bersama keluarga.

Cuman sampe 14 Januari 2018 doang lho, jangan sampai terlewat ya!

Khusus untuk Kamu yang pemberani, tidak memiliki penyakit Jantung dan sejenisnya... 

3 comments:

  1. Pengalaman yang sangat menyenangkan, ya, Mbak? Seakan merasakan jadi astronot sungguhan. :)

    ReplyDelete
  2. ah Bekasi emang pembangunannya skrg TOP sbg orang Bekasi seneng ada mall gede Summarecon mba kalau pulkam pasti langsung kesini :D

    next kalau pulkam mau cobain juga ah ke space voyage

    ReplyDelete
  3. Seru banget bisa nyobain pakaian ala astronot gini mbak

    ReplyDelete