@copy right : Shine Fikri. Powered by Blogger.

Pengaruh Buku Untuk Anak

Bismillah...


Setelah menjadi Ibu sejati (baca : memiliki anak), saya berusaha sebisa mungkin untuk menjadi Ibu yg baik yg dapat dicontoh. Terutama soal kedekatan bersama buku. Bukankah ada istilah yg mengatakan bahwa buku gudangnya ilmu? Dan setiap ilmu mengarahkan kita pada kebaikan. Jika itu benar-benar diniatkan untuk kebaikan.

Saya coba menerapkan ketika Fathan berusia 2 tahun. Awalnya memang rada gemesin sih karena bagaimanapun dunia anak adalah dunia eksplorasi tanpa batas. Ia tak segan-segan untuk menyobek buku yg saya belikan untuknya. Kapok? Awalnya iya, namun kemudian sebuah pesan mengingatkan : bagaimanalah anak akan menghargai buku, jika kita tidak arahkan. Dalam hal ini, kitanya memang kudu kreatif. Mengajaknya, mengingatkannya berulang-ulang tanpa bosan (bawel). 

SoMan : Bye Gatel, Bye Garuk

Bismillah... 

Semenjak kepindahan saya ke Palembang, ada yang aneh dalam diri saya. Terutama fisik. Muncul bintik-bintik merah yang gatalnya minta digaruk. 

Setelah konsultasi dengan bidan dan beberapa dokter. Saya dinyatakan alergi. Ada juga yang bilang kalau sedang adaptasi dengan lingkungan sini. 

Peran Milna Bubur Bayi Organic Untuk Suapan Pertama Si Kecil


Pemberian MPASI untuk si kecil memang harus dipikirkan sedini mungkin. Bahkan semenjak si kecil lahir. Karena sesuatu yang berilmu pasti akan menuju sasaran yang diinginkan.

Kini saya hanya ingin berbagai perbandingan pemberian MPASI anak pertama dan anak kedua.

Ketika anak pertama lahir, saya yang berangkat dari ketidaktahuan, mengandalkan apa kata orangtua saja dalam pemberian MPASI di usianya yang 6 bulan. MPASI yang pertama diberikan untuk Fathan adalah bubur plus garam. Padahal pemberian garam sendiri memiliki kadar kurang dari 1 gram per hari untuk anak dibawah usia 1 tahun. Sementara dalam ASI sendiri telah tercukupi dengan kandungan sodium sebesar 0.4 gram untuk hariannya. Dan hasilnya dengan kesalahan suapan pertama untuk anak pertama saya, Fathan menjadi anak yang picky eater. Pilih-pilih. Kerja garam sendiri efeknya bahaya banget lho untuk ginjalnya di masa depan. Inilah mungkin yang dinamakan Sepele Tapi Penting!

#CantSmileWithoutYou, My Syai


Dulu saya sering sekali mengidolakan banyak teman entah itu kakak kelas, adik kelas bahkan teman sekelas yang memiliki prestasi tinggi. 

Saking gampang kagumnya, seorang teman sempat kesal dan berucap : “Ah lu Shine, ke si A ngefans, ke si B ngefans, ke siapa aja ngefans. Biasa aja kali. Setiap orang punya keunggulan masing-masing. Termasuk elo.” Katanya makjleb.

Semenjak itu, saya tidak pernah mengidolakkan siapapun. Kagum sih iya, tapi sampai ngefans dan menyebut-nyebut namanya? Ga!hihi...

Bahkan sejak mau menikah, saya hanya kagum biasa saja pada calon suami saya itu. Terpesona? Ga! Naksir? Ga! Jatuh Cinta? Boro-borooo :D

ASI Melimpah? Bayi Kenyang, Ibu Tenang

Bismillah...

“Bu, dada saya bengkak. Apa tidak apa-apa?”

“Oh, wajar. Karena kan baru pertama kali menyusui. Dikompres saja ya.”
Jawaban bu bidan pun singkat. Asi saya benar-benar berlimpah ruah. Padahal yang saya lakukan hanya makan sayur-sayuran yang dianjurkan saja seperti daun katuk, kacang-kacangan, dll.

Dilain cerita, sahabat saya curhat kalau ASI-nya jauh dari kata melimpah. Bahkan bisa dibilang kurang. Sudah coba ini itu tapi tetap saja ASI yang keluar hanya sedikit. Hal ini tentu berakibat pada tumbuh kembang bayi dan psikologis si Ibu. 

5 Tempat Wisata Menarik Dikunjungi Di Kuala Lumpur


Jika dibolehkan memilih, maka saya akan memilih tempat-tempat wisata yang dapat dinikmati seperti gunung, pantai, laut dan destinasi wisata alam lainnya. Namun, apa boleh buat, Allah menakdirkan saya berkunjung ke negeri Jiran. Negeri Upin & Ipin berada *eh.

Bukan soal kemana kita melangkah, melainkan dengan siapa kita melangkah.
Lagi, kalimat itu merupakan kamus besar haluan perjalanan saya. Iya, dengan siapa kita berpetualang menjadi hal urgent, penentu keberlangsungan kebahagiaan perjalanan yang akan kita nikmati.
Syukurnya, saya dipilihkan berpetualang dengan FLP Bekasi, keluarga yang merupakan rumah kedua dari akar bernama cinta *ehm.

Piknik Dan Belanja : Kebahagiaan Untuk Para Ibu Rumah Tangga


Piknik dan belanja rupanya hal yang tak dapat dipisahkan. Kemanapun kita pihnik atau melakukan wisata pasti dunk ujung-ujungnya belanja. Baik itu oleh-oleh ataupun belanja akomodasi harian lainnya.


Soal piknik dan belanja pula sepertinya ini fitrah emak-emak banget ya. Siapapun suka melakukannya. Sampai ada istilah "kurang piknik" ketika emak-emak mulai uring-uringan dengan statusnya. Atau emak butuh nge-mall saat sang emak sedang dilanda stress, hihi...


Ternyata secara psikologis keduanya (baik belanja maupun piknik) memiliki peranan penting dalam menstabilkan jiwa. Ya, bisa dikatakan hiburan yang membahagiakan. Dan tak bisa dipungkiri emak-emak sangat suka dengan keduanya. Hayoo, ngakuuu :D