Bismillah...
Tidak mudah memang ketika memiliki balita dengan jarak berdekatan. Baik dari sisi saya sebagai orangtua maupun si anak. Karena secara sikologis, mau tidak mau sang anak akan terpecah perhatiannya. Bukan kehendak saya jika ternyata saya dikarunia anak dengan waktu berderetan. Anak pertama 4 tahun, kedua 2 tahun dan sebentar lagi akan launching baby newborn.
Kadang saya sudah tidak lagi merasa heran ketika tatapan atau komen-komen asal yang nemplok di telinga saya. Baik dari mulai Memangnya ga KB? hingga candaan yang sama sekali ga lucu : Rajin amat! Kalau sudah begitu, saya lebih baik memilih inhell-exhell aja lah. Dibawa enjooy, yes! Menimbulkan positive parenting pada diri bahwa Ya, inilah jalan yang harus saya perjuangkan untuk kemudian akhirnya dijalani dengan sebaik yang saya bisa usahakan.








