Saturday, April 4, 2020

Ikhtiar Dalam Perlindungan Masa Depannya


Melihat anak tumbuh berkembang dengan aktif adalah kebahagiaan tersendiri sebagai seorang Ibu. Anak yang aktif sudah dapat dipastikan Ia tumbuh sehat sesuai usianya. Memiliki 3 Anak membuat hari Saya dipenuhi dengan optimis ke depan. Tanpa ragu untuk melangkah dan selalu berpikir positif. Karena merekalah Saya merasa keberadaan Saya sangat berharga dan dibutuhkan.

Tangan-tangan mungil yang senantiasa merangkul Saya, memijat Saya ketika sedang selonjoran dan menciumi Saya tanpa rasa bosan.

“Sayaaang Umiii...”

Dan ketika sesekali Saya pergi untuk pekerjaan, Mereka tak henti menelponi Saya.

“Umi dimana?”

“Hati-hati ya...”

“Umi segera pulang, Dede kangen.”

Padahal pekerjaan Saya hanya beberapa jam saja..

Anak Saya yang pertama, Fathan adalah anak laki-laki yang halus sekali perasaannya. Empatinya sudah tertanam semenjak Ia berusia 4 tahun. Kini usianya sudah 6 tahun dan kepeduliannya tak pernah pudar bahkan pada anak-anak dibawahnya. Tak heran Fathan selalu menjadi buah bibir ibu-ibu tetangga karena empatinya pada anak-anak tetangga lainnya.

Di rumah, Ia adalah Kakak sekaligus sahabat Saya, yang tanpa disuruh selalu membantu ketika Saya kerepotan mengurusi adiknya.

Cinta Saya pada Fathan tak terhingga karena Dia lah orang yang pertama kali menjadikan Saya sebagai seorang Ibu. Pernah suatu ketika Saya marah luar biasa karena Adiknya jatuh ketika Saya sedang di kamar mandi. Fathan menangis dan langsung bilang :

“Umi udah ga sayang Fathan lagi.”

Saya terkejut dengan kalimatnya. Segera Saya memeluknya dan meminta maaf sambil menangis karena sungguh Saya menyesal. Sedih rasanya menyaksikan kalimat itu muncul dari orang yang Saya sayang. Dari situ Saya mulai berjanji untuk selalu menjaga emosi dan memiliki stock sabar yang banyak. Bukan salah Fathan juga ketika Adiknya terjatuh atau hal yang tak diinginkan lainnya. Saya mencoba memahami perasaannya. Mungkin saja selama ini kasih sayang yang harusnya masih dirasakan Fathan terbagi dengan adik-adiknya yang lain. Meskipun Saya merasa sudah berlaku adil.

Berbicara anak artinya berbicara masa depannya. Kecintaan Saya terhadap anak-anak butuh diikhtiarkan dalam bentuk perlindungan yang sesuai dengan mereka. Karena suami Usaha yang penghasilannya tidak menetap seperti orang kantoran maka perencanaan masa depan sudah masuk dalam ranah Manajemen Keuangan Keluarga (MKK). Memastikan pendidikan, kesehatan dan keuangan keluarga baik-baik saja ketika salah satu dari Kita sudah tak dapat lagi membersamainya (anak-anak). Ya meskipun pada akhirnya Tawakal setelahnya ikhtiar.


Ikhtiar yang kami plilih adalah asuransi perlindungan jiwa.  Karena Kita tidak dapat memastikan resiko apa yang akan muncul nantinya. Siapapun pasti tak berharap musibah menimpa hidupnya, Naudzubillah... Istilah sedia payung sebelum hujan ini berlaku pada perencanaan dan ikhtiar untuk masa depan yang lebih baik. Dengan penuh harapan Fathan dapat meraih apa yang dicitakannya dan menjadi laki-laki bertanggung jawab dan teladan kelak untuk adik-adiknya, aamiin...

Flexi Life, Pilihan Asuransi Jiwa Terbaik



Lalu, adakah asuransi yang dapat menjawab kebutuhan  Saya untuk masa depan anak-anak? Dan jawabannya adalah Flexi Life. Ya, pertama kali Saya tahu Flexi Life dari teman Saya lalu mulai mencari tahu detailnya. Akhirnya, Saya pun mengerti bahwa Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri dan memiliki kelebihannya seperti :

  • Satu polis seumur hidup

         Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, orang usia muda biasanya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun.

         Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi rumah jadi bisa menurunkan premi jadi Rp 200.000,-

         Pembayaran premi dapat dilakukan secara bulanan, kuartalan, semesteran, atau tahunan

         Perlindungan hingga 5M tanpa perlu repot cek medis

         Tanpa biaya komisi

         Pembelian dapat dilakukan dengan sangat mudah di website Astra Life

         Jangka waktu produk (durasi masa berlaku) adalah 1 tahun

Penasaran akan hal itu, Saya pun mencoba membelinya dengan masuk ke dalam websitenya. Caranya mudah dan simple. Yaitu sebagai berikut :

Buka website ilovelife.co.id, dan klik“Lihat Detail”. Lalu Klik“Check Sekarang”. Lalu Klik “Ayo Mulai!” Dan mengisi beberapa pertanyaan yang jawabannya YA/Tidak. Kemudian mengisi data diri singkat dan berapa uang pertanggungan yang akan diterima. Saya pilih 50 juta. Pembayaran premi bisa dilakukan dengan berbagai pilihan yang memudahkan sesuai kesanggupan. Seperti bayar tahunan, bulanan, 3 bulanan atau 6 bulanan. Dan tahukah berapa premi yang harus Saya bayar per tahun? Hanya Rp. 62.000/tahun. Terjangkau banget kan?


Tanpa pikir panjang, akhirnya Saya mengambil asuransi Flexi Life dengan mengisi data diri dan melampirkan KTP. Setelah itu mengisi data diri anak yang akan menerima manfaat klaim. Setelah semua terisi dan menyetujui Syarat dan Ketentuannya, lalu melakukan pembayaran via Virtual Account Permata Bank. Segampang itu lho...

Dan bagi Kamu yang hendak memilih asuransi Flexi Life juga, jangan lupa masukkan kode BLOGSHINE5 yaa..




Oya, selain Flexi Life ada juga Flexi Critical Illness yang adalah asuransi penyakit kritis yang dirancang sesuai kebutuhan dan bisa kamu #atursendiri dengan perlindungan atas 3+1 penyakit kritis yaitu stroke, jantung, kanker tahap lanjut dan kanker tahap awal dengan nilai perlindungan hingga 2 Miliar tanpa cek medis


·      Keunggulan Flexi Critical Illness:

Perlindungan untuk penyakit kritis utama yang sering terjadi di Indonesia, yakni stroke, serangan jantung dan kanker mulai dari kanker tahap awal

o    50% (lima puluh persen) dari uang pertanggungan akan dibayarkan saat terdiagnosa kanker tahap awal, membantu kamu dan keluarga memiliki dana untuk melakukan pengobatan dan melawan kanker

o    Nilai perlindungan hingga Rp 2 miliar, tanpa perlu repot cek medis, dan 100% transaksi dilakukan dengan sangat mudah secara online

o    Lebih murah dari harga segelas kopi yang diminum per hari. Premi efisien karena dihitung berdasarkan risiko setiap tahun – sehingga harga premi berbeda-beda setiap orangnya

o    Komitmen tahunan dan otomatis diperpanjang sesuai kebutuhanmu hingga usia 85 tahun. Tidak perlu repot mendaftar ulang setiap tahunnya

Yuk, persembahkan yang terbaik untuk buah hati Kita!

No comments:

Post a Comment