Saturday, October 22, 2016

Berdamai Dengan Hati, Dewi Ratnasari

Bismillah...

Dewi Ratnasari
Sumber : IG-nya mba Dewi

Memiliki ujian disetiap nafas hidup adalah hal lumrah untuk setiap orang. Artinya Allah perhatian sama kita. Justru, ketika hidup rasanya lempeng-lempeng saja, mulus-mulus saja dan damai sentosa sejahtera? Perlu tanda tanya di dalamnya.

Hanya seberapa hebat ujian tersebut, tergantung pada seberapa kuat manusia itu memikulnya. Ya, tidak ada ujian yang menimpa tanpa berbanding lurus dengan kesanggupan kita.



*Ini saya lagi ngomong apa ya? 

Pada akhirnya setiap manusia memiki ujiannya masing-masing. Hanya yang mampu berdamai dengan hatilah, yang akan naik kelas ke tingkat berikutnya.


Perkenalkan sahabat blogger saya yang satu ini, Dewi Ratnasari. Manis dan Ramah. Terbukti, ketika di banyak event kita sering ketemu dan berhai-hai ria. Berlatar belakang jurnalis yang memutuskan pensiun dini dan beralih ke dunia blogging. Mantan jurnalis di TV One dan STV (Kompas TV Bandung). Lulusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi, UNPAD. Menurutnya, menulis adalah hobi yang tidak disadari. Semenjak SMP ia rajin menulis cerpen sampai kuliah. Cerpennya pun sering dimuat di majalah. Tak heran, blognya enak sekali dibaca. Berhikmah dan antimainstream. 

Menjalani diri sebagai jurnalis sudah dirasakan nikmatnya oleh mba Dewi. Mulai dari jurnalis reportase, feature news, travelling hingga menjadi asisten produser dan reporter news daily. Wow banget deh mba Dewi ini di dunia per-jurnalistik-an.



Lalu dengan blog sendiri? Berlatar belakang di tahun 2014, setelah sebelumnya di tahun 2013 menikah dengan seorang programmer, ia hamil namun sayangnya Allah berkendak lain. Anak dalam kandungan diambil kembali di usia 24 minggu. Jagoan tersebut bernama Azka Adhyastha Alana yang berarti pemimpin yang bersih dan bisa jadi penengah. Sebuah tabungan di surga. Di tahun yang sama, suaminya membuatkannya blog di Tumblr sebagai bentuk perhatian, kalau-kalau mba Dewi ingin meluapkan emosi pasca kehilangan anak. Ibu mana yang tak remuk hatinya ketika kehilangan seorang anak?

Dengan blog itulah semacam terapi tersendiri untuk mba Dewi. Keajaiban Menulis! Di tahun 2015, ia mulai serius ngeblog, setelah sebelumnya, semenjak 2007 ia sudah lama ngeblog namun belum diseriusi.

Di www.ratnadewi.me merupakan blog pribadi Mba Dewi yang mulanya ia mengisinya untuk mengabadikan momen terakhir bersama anaknya. That's why mba Dewi memberi judul blognya "Berdamai Dengan Hati". 


"Karena dari menulis, saya bisa berdamai dengan hati saya yang sangat perih pascakehilangan anak. Karena dengan menulis, saya bisa berdamai dengan keadaan yang terkadang tidak berpihak pada saya. Karena dengan menulis, saya bisa melakukan self healing atas luka-luka hati saya."


Di 2015 pula ia sempat hamil kembali kemudian keguguran. Semenjak itulah ia memutuskan untuk resign, menggeluti menjadi ibu rumah tangga dan menekuni blognya. Selain itu ia pun merangkap menjadi content writer di startup suaminya yaitu www.trackpacking.com.


Menurut mba Dewi, blog punya peranan penting dalam menyelamatkan kejiwaan. Dan tahukah? Ia pun termasuk salah satu Blogger ngehits nan berprestasi. Terbukti dari banyaknya lomba Blog yang ia ikuti, banyak pula yang telah ia juarai. Belum lagi review-review dll-nya, pokoknya weslah juara!

Alhamdulillah saya sudah bisa menikmati proses dan hasil dari ngeblog setelah setahun resign sebagai reporter. Karena sesungguhnya ngeblog juga nggak beda jauh kok dari pas jadi wartawan, masih seputar menulis dan juga reportase.

Bagi kamu yang kehilangan anak, bagi kamu yang sedang menantikan sang buah hati, bagi kamu pasangan yang tak henti berusaha, berbahagialah... Karena kalian diberi waktu untuk menikmati pacaran halal bersama pasangan lebih lama. Sesuai Tips Dari mba Dewi, yang saya sarikan ini, berbahagialah dengan selalu :

1. Positive Thinking
2. Siapkan untuk quality time bersama
3. Travelling berdua
4. Bergaul dengan orang-orang yang memberi pengaruh positif
5. Ingat komitmen awal menikah
6. Saling Melindungi
7. Mendukung pasangan untuk melakukan kegiatan positif.

Lengkapnya baca disini yaa...

Nah, bagaimana? Sangat menginspirasi ya sahabat blogger kali ini. Semoga, apapun ujian kita, selalu ada hikmah dibaliknya dan kita dapat menikmati buah kesabaran pada akhirnya.

Dan terakhir, saya berdoa dengan setulus hati, semoga Mba Dewi dan siapapun yang sedang promil, diberikan karunia dan anugerah anak-anak yang menentramkan hati, mata dan pikiran.

Lalu untuk kita, sesama perempuan yang terlebih dahulu diberikan momongan. Ingat, hidup itu bukan lomba dulu-duluan, semua sudah tertulis dalam buku-Nya yang rapih. Jadi stop tanya-tanya meski sekedar basa-basi, lebih baik doakan, cukup, karena itu senjata yang paling ampuh. Bukan sebaliknya. Karena tak pantas rasanya jika kita (sama-sama perempuan) saling menyakiti.

Semoga kita dapat membaca pesan cintanya Allah dari setiap ujian yang kita hadapi.

Ingin mengenal dan belajar nulis atau tips lainnya dengan mba Dewi. Hayuklah, geura kenalan di ...



Blog: www.ratnadewi.me

FB: Dewi Ratnasari
FP: ratnadewi.me
Twitter: @ratnadewime
IG: @ratnadewime
Email: mail@ratnadewi.me

3 comments:

  1. Sering baca chat2 mba Dewi di grup bp, tapi baru tahu kalo mb dewi pernah kehilangan anak. hiks. semoga segera digantikan oleh Allah ya, mba.

    ReplyDelete
  2. hati membawa kedamaian. Hati sebagai sumber energi. Semangaaat... Sosok yang inspiratif, jd pengen berkanalan dan bersilaturahim

    ReplyDelete
  3. Pesan cinta dari Allah yang kadang kita tepis. Tapi, alhamdulillah dengan pengingat kayak gini jadi lebih bisa sadar kalo Allah Maha Baik.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete