Monday, September 26, 2016

#150tahunCerelac Celebration : Berkunjung Ke Gallery Pabrik Nestle Karawang

Henri Nestle dan Farine Lactee
PT. Nestle merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 1867. Perusahaan yang fokus pada makanan bergizi dan bernutrisi ini didirikan oleh seorang kebangsaan Swiss, Jerman bernama Henri Nestle. Pendirinya memulai merintis usaha ini berdasarkan latar belakang keprihatinannya terhadap bayi tetangganya yg lahir secara prematur dan tidak bisa menerima ASI. Dengan kombinasi susu sapi dan tepung gandum, lahirlah Farine Lactee, produk sereal pertama, yang merupakan cikal bakal Cerelac.

Beruntung, kamis 22 September 2016, kami Emak2Blogger diberi kesempatan untuk mengunjungi dan menjelajah Pabrik Nestle di Karawang.

Pagi-pagi sekali saya uyel-uyelan di kereta. Menuju meeting point di FX Sudirman. Rasanya dag-dig-dug memburu waktu karena takut ketinggalan. Dan teng jam 7, saya akhirnya tiba di FX Sudirman. Lega bertemu Emak2Blogger lainnya. Dan kemudian di instruksi untuk masuk ke dalam bus.

Ketika memasuki bus, hati rasanya nyes, kagum dengan joknya yang super gagah, hihi... 

"Ga dibelakang saja bu ibu?" Kata pak Sopirnya. Dan ternyata di belakang itu tersedia sofa dan tempat tidur untuk leyeh-leyeh, selain itu, disediakan TV, karaoke dan tentu Kopi enyak produknya Nestle.
Seru-seruan di Bus bersama emak2blogger
Kemudian kami pun heboh, ngobrol seru apa saja ditemani secangkir kopi. Aaaak, nikmat yang mana lagi yang kamu dustakan, Shine? 😅

Keasyikan ngobrol, tiba-tiba sudah nyampe aja. Ya ampun, cepet banget ya ga berasa. Selain seru ngobrol, busnya nyaman, mungkin karena pagi dan ga macet kali ya yang menyebabkan perjalanan terasa singkat.

Ketika bus memasuki pabrik, kami sudah disambut oleh pihak Nestle. Berasa undangan istimewa deh, keren banget Nestle ini memperlakukan tamu. Kami disambut dengan welcome drink yg segeer. Melewati 12 life saving. Dan akhirnya kami melihat lukisan Sang Pelopor beserta produknya yang dipajang di dashboard.

Oh ini toh Pak Henri, oh ini toh produknya yang pertama kali dan bermacam oh-oh lainnya.
Kedatangan kami disambut hangat oleh MC cantik, Jesica. Ia pun memaparkab acara yang akan berlangsung, kemudian menyerahkan kepada Bu Elizabeth sebagai Safety Guidance. 

Dunia Nestle, welcomeee..
Kita diharapkan menjadi pengunjung yang baik. Berjalan pada zebra cross, menepi ketika hendak foto dan tidak melakukan aktivitas apapun di hp sembari berjalan. Panduannya komplit, sebagai salah satu syarat safety first ketika berkunjung ke pabrik.

Ketika melangkahan kaki, saya berpikir bahwa akan ada baju khusus untuk kami pakai menjelajah Gallery Nestle. Namun, nyatanya tidak. Lagi-lagi saya takjub, karena yang dihadapan merupakan Gallery Nestle yang berisi informasi dari semenjak berdirinya hingga perkembangan sampai saat ini.

Nestle sendiri artinya sarang burung. Yang terdiri dari 3 anak burung. Namun, seiring perkembangan zaman, kini tersisa 2 anak burung saja yabg artinya sejalan dengan masyarakat modern sekarang, yang memiliki 2 anak. Iya, bisa dibayangkan kan filosofinya? Hehe...

Henri Nestle
Henri sendiri mengembangkan penelitiannya selama 7 tahun. Di tahun 1949 produk CERELAC merupakan produk pertama yang diproduksi perusahaan Nestle, hingga kini genap #150tahunCerelac.

Jika Temans sedang liburan ke Swiss, jangan lupa berkunjung ke Vevey yang merupakan Pusat berdirinya PT. Nestle ini. Duh, semoga ada kesempatan ya jalan-jalan ke Jerman 😍

1971-1973. Di Indonesia sendiri, Nestle membuka pabriknya pertama kali di Waru, Sidoardjo, Jawa Timur. Sebagai pabrik susu pertama kali. Kenapa disana? Alasannya karena Nestle ingin mempersembahkan produk kualitas tinggi yang bahan-bahannya fresh dipasok oleh Peternak Sapi perah di sana. Semenjak awal memang Nestle tidak main-main soal gizi yang berkualitas. Ingat susu tjap nyoya? Milk maid? Inilah yang ternyata produk Nestle.

Begitupun ketika mendirikan pabrik yang memproduksi Nescafe di Panjang, Lampung. Karena memang merupakan daerah hasil komoditi kopi ada di sana. Apakah Nestle memiliki peternakan sapi atau perkebunan kopi sendiri? Tidak, temans. Semuanya dilakukan dengan kerjasama antar perusahaan dengan para peternak dan petani. Hal ini bertujuan agar peternak dan petani Indonesia sejahtera.

Caranya dengan memberikan edukasi dan penyuluhan terhadap para peternak dan petani. 

Selain itu, Nestle pun memiliki CSR yang programnya difokuskan pada 3 pilar ini  : 
1. Nutrisi
Bekerjasama dengan para paka nutrisi seperti dokter, tenaga ahli, dll..
2. Air
Pengolahan air tadah hujan, air limbah yang diproses sehingga menghasilkan air yang layak pakai. Tentu ini sangat bermanfaat bagi daerah-daerah yang kekurangan air bersih. Jadi tidak ada kata mubadzir ya? 😊
3. Pembangunan Desa
Memastikan pasokan bahan pertanian diproduksi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan oleh para petani. Memberikan bantuan teknis dan keuangan untuk mningkatkan produktivitas dan kualitas  produk yang berimbas pada peningkatan ekonomi pedesaan.

PT. Nestle Karawang sendiri memproduksi 3 produk yaitu Milo, Cerelac dan Susu Dancow. Harum Milo menguar saat memasuki area pabrik. Pabriknya pun bersiih dan nyaman. Sangat mendukung keberadaan karyawan. Menerapkan pola hidup sehat untuk para karyawannya. 

Dilengkapi dengan simulasi ketiga produk itu dibuat. Mulai dari Milo dengan bahan-bahan bakunya hingga proses pengeringan.

Zona Pembuatan Milo

Cerelac yang ternyata "Aman" dikonsumsi. Karena bahan baku organik berkualitas dan tanpa pengawet. Iya, awalnya saya ragu dan penasaran bagaimana Cerelac itu dibuat. Saya pikir terdapat pengawet di dalamnya ternyata hanya menggunakan teknologi CHE untuk memecah karbohidrat lebih sederhana sehingga mampu diserap tubuh si kecil. Sesuai motonya, Cerelac  Gizi lengkap untuk perutnya yang mungil. Memang lengkap dan banyak varian rasanya.
Bagaimana Cerelac Dibuat?
Dancow dengan namanya yang berbeda di setiap negara. Iya, jadi hanya di Indonesia saja yang bertahan sampai sekarang dengan nama Dancow. Nah, jika sedang keliling dunia, jangan heran jika tidak menemukan susu dengan merk Dancow. Nama lainnya yaitu Nido dan Nespray.
Nama lain Dancow di negara lain
Karena hari itu merupakan Celebration Cerelac ke-150 tahun. Maka acara pun ditutup dengan Product Knowledge Cerelac dan Masak memasak yang komposisinya menggunakan Cerelac.

Catatan penting untuk konsumen :
1. Perhatikan Cek Label pada kemasan.
2. Perhatikan komposisi, info gizi dan petunjuk takaran.
3. Segera pindahkan Cerelac ke tempat yang bertutup
4. Segera konsumsi setelah dilarutkan. Paling lama 20 menit.
5. Tidak mencampur dengan suhu yang terlalu tinggi.

Nah, sekarang mari masak-memasak Cerelac dengan bahan-bahan bernutrisi ala Chef Vania Wibisono.

1. Traffic Light Scramble Egg


2. Serealia Seafood Sayuran

3. Bubur Ayam Sayuran

4. Bubur Merah Apel Wortel


Untuk resepnya menyusul ya...
Dan ternyata, menu ke-4 lah yang dijadikan Cooking Competition. Gampang-gampang susah memasak menu ini. Gampangnya karena bahan-bahan cukup familiar dan tinggal rebus, blender, campurkan dengan Cerelac. Susahnya? Karena kami Nervous denger hadiahnya, 1,5jt, woow, xixi, mata emak2blogger langsung berbinar 😅

And finally, yang jadi juara adalah Emak Ketje karena rasanya yang enak. Yaaah, huhu... Begitulah kalau ngarep, wkwk...

Iya karena menurut para juri, seberapa kreatif pun tampilan masakan kita, kalau rasa tetep ga bisa bohong, baiklah, markipul (mari kita pulang 😅) *baper.

Jadi gimana temans? Cerelac dengan perkembangannya selama ini, selain enak, halal dan bernutrisi, juga dapat dipadu padankan dengan aneka bahan bervariasi.


Kami pun pulang dengan dibekali hampers cantik dari Cerelac. Aaak, saya suka, saya suka. Sudah diajak jalan-jalan jelajah Pabrik Nestle, dijamu dengan baik, dikasih makan, eh pulang-pulangnya dibawakan oleh-oleh pula...

Selamat ulang tahun yang ke #150tahunCerelac, semoga makin sukses dengan simbolnya yang selalu mengedepankan Good Food, Good Life 😊

20 comments:

  1. bus-nya keren ya mbak :) Memang paling menyenangkan jalan2, dpt pengetahuan & dpt hampers ^_^

    ReplyDelete
  2. senang banget yah mak... tosss.. semua seru, pengalaman banget ini

    ReplyDelete
  3. iiiiih bus nya keren banget. ngiri deh yang dari Bandung. qiqiqi

    ReplyDelete
  4. Waah, beruntungnya bisa jln2 ke pabrik cerelac. Kesempatan langkaa

    ReplyDelete
  5. Weh... jadi yg susu cap nyonya itu produksi nestle yah mbak.hhee.. baru ngeh loh. Hee

    ReplyDelete
  6. Anak-anakku dulu juga makan bubur bayinya itu, mereka doyan :)

    ReplyDelete
  7. Traffic Light Scramble Eggnya sepertinya enaak XD
    beruntung banget bisa jalan jalan ke pabrik nestle mbak :D

    ReplyDelete
  8. wii ternyata dirimu ikut ke karawang.
    busnya keren euy

    ReplyDelete
  9. Busnya kece, khusus buat sekitaran pabrik ya mba?

    ReplyDelete
  10. huwaaaa aku belum pernah, keren banget ya tempatnya
    seneng banget pastinya ya mba, kapan aku bisa ke sana
    kapan2 semoga ada kesempatan aamiin

    ReplyDelete
  11. Seneng banget yoo mak bisa visit kesana.

    ReplyDelete
  12. Aku mupeng lihat busnya mba. Kece badai :)

    ReplyDelete
  13. Wah...interior busnya bagus bangeet..seru ya :)

    ReplyDelete
  14. Aku suka makan bubur bayi, hihi... Jadi ingin icip-icip Cerelac deh.

    ReplyDelete
  15. Pengalaman yang seru ya, berkunjung ke pabrik Nestle dan mengetahui produk pertama kali yg dibuat Henri Nestle

    ReplyDelete
  16. suka banget sama konsep Nestle.. memberdayakan petani, peternak..
    jadi tambah yakin mengkonsumsi produk2nya..

    ReplyDelete
  17. Gafok sama busnya. Nyaman banget kaya di kereta api legenda hehe

    ReplyDelete