Sunday, October 16, 2016

Family Time Miliki Liburan Seru


Kami memang keluarga yang jarang sekali melakukan wisata. Maklum, LDR-an membuat langkah saya dibatasi di tempat yang telah di-acc suami saja.

Namun nyatanya, saya harus bersyukur. Dengan kondisi banyaknya tempat wisata yang dapat saya kunjungi dengan anak-anak disekitar rumah kami. Setiap Abinya pulang, kami pun merencanakan liburan sebagai bonding keluarga. Tujuannya agar anak-anak lebih merasa bahwa dia punya sosok Ayah dan Ayahnya perhatian sama mereka.

Ketika ditanya : "Jalan kemana kita?"
Langsung Fathan (3,6) nyautin : "Naik kuda aja, kopak-kopak." Sambil memperagakan ala-ala koboi.

Seketika cling, tertujulah D'Kandang Amazing Farm sebagai jawaban atas keinginan Fathan.

Jarak yang kami tempuh hanya beberapa kilo saja dengan durasi waktu 15 menit sampai dari rumah ke tujuan. Dekat sekali bukan?

Tapi... Tapi... Tapi... Seringkali liburan terhambat karena ada saja halangannya. Ketika itu adalah Nusaiba yang demam tinggi. Sepertinya masuk angin. Namun secara medis tidak mengenal masuk angin. Jadi ini gimana ya? 😅 Ya jika di medis ciri-ciri yang menunjukan masuk angin lebih disebut sebagai common cold. Duh memang terbilang penyakit yg enteng ya tapi tetap saja saya tak tega melihatnya. Ditambah dengan tumbuhnya gigi, menjadikan demamnya menjadi-jadi. Jangankan untuk makan, tersenyum saja rasanya susah. Kalau sudah begini saya juga yang sedih. Andai saya berandai-andai. Bahwa seandainya sakitnya bisa diwakilkan oleh saya. Saya rela menggantikannya.

"Kita tunda dulu saja ya liburannya?" Kata suami.
Yaah, mau gimana lagi. Jika kondisi tidak memungkinkan mana mungkin bisa dipaksakan. Ga mungkin juga donk memaksakan pergi dengan kondisi anak sakit? Memang apa yang dicari? Bukankah liburan untuk refreshing? Kebahagian yang dicari?

Yup, akhirnya kami berjanji pada Fathan, segera setelah dedeknya, Nusaiba sembuh, kita langsung cuuss ke D'Kandang.

"Janji?" Kata Fathan seraya mengasongkan jari kelingkingnya. Saya pun menyambutnya dengan jari kelingking dan anggukan sebagai sebuah janji yang "darurat" jika tidak ditepati 😅

Apa yang saya lakukan ketika masa pengobatan Nusaiba?

1. Bonding

Jika anak panas, sering kali saya menempelkan dada Nusaiba dengan dada saya. Skin to skin. Biasanya cara ini ampuh sebagai penurun panas. Selain itu, dampaknya secara psikologis, anak merasa refleksi alami pada alarm bawah sadarnya. Bahwa : "ini lho Ummi gue sayang banget sama gue." Sehingga anakpun menjadi tenang dan beranjak membaik.

2. Bawang Merah

Jika perut kembung, biasanya saya mengoleskan minyak zaitun dengan bawang merah yg diulek. Meskipun saya tidak suka aroma bawang mentah. Dibela-belain demi anak, apa sih yang ga? Karena bawang merah ini ampuh banget untuk meredakan perut kembung. Tak lama akan bereaksi dengan anak yang buang gas ataupun muntah-muntah. Ini bagus, berarti antibodi yang sedang berperang melawan serangan luar.

3. Air Putih

Tanpa paksaan, ketika Nusaiba sakit memang sering banget minta minum. Banyak minum sebagai metabolisme tubuh dan mencegah dehidrasi.

4. Mandi Air Hangat

Rileksasi sekaligus pembersihan badan ini tergolong ampuh untuk teraphy demamnya Nusaiba. Cocok dengan anaknya yang suka main air dan suka mandi. Namun, jika sakitnya tidak memungkinkan untuk anak mandi, sebaiknya dilap saja dengan handuk hangat.

5. Asupan Bergizi

Sediakan asupan bergizi seperti sup. Sup dari kuah kaldu ayam atau kaldu protein lainnya. Disajikan dengan hangat akan menambah selera makan anak dan membuat tubuhnya berkeringat. Sehingga memperlancar aliran darah.

Demam yang tinggi membuat Nusaiba benar-benar lemas lesu. Nusaiba yang biasanya aktif dan gembul, kini mengalami kondisi yang menyedihkan.

Meskipun sedih melihat kondisinya, saebagai Ibu, saya lah satu-satunya yang bisa diandalkan. Yang harus menjadi penguat dan memberi solusi atasi rasa sakit anak.

Lalu, ketika semua sudah dicoba namun demam Nusaiba belum juga reda karena tumbuhnya gigi, apa yang saya lakukan?




Tempra menjadi solusi untuk hal ini. Karena saya ingat betul ketika Ibu saya dulu memberikan obat ini ketika saya demam. Paracetamolnya bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak. Dan analgetika dengan meningkatkan ambang rasa sakit. Cocok untuk meredakan demam, rasa sakit dan nyeri, sakit kepala dan gigi atau demam setelah imunisasi.
Nah, klop berarti dengan penderitaan gigi Nusaiba.

Ya, Nusaiba pun saya berikan Tempra syrup dengan takaran yang sudah disesuaikan pada gelas takar dan dikhususkan untuk anak 1-6 tahun. Jadi aman ya...

Setelah meminumnya, ia pun bisa tertidur pulas. Karena rasa sakit giginya berkurang. 


Pulasnya bobo 😍

Esok harinya ia bangun dengan wajah ceria. Aahh, kebahagiaan tiada terkira, tentu saja! Melihatnya tersenyum dan pulih dari demam adalah kebahagiaan setiap Ibu.

Saya terharu dan bersyukur sekali semenjak saya kecil sudah dikenalkan Tempra oleh Ibu. Tempra emang jadi andalan para Ibu dari jaman ke jaman.

"Yeyeye Dede sembuh... Yeye Kita liburan." Fathan melonjak-lonjak sembari mencium-cium adiknya yang pulih dari rasa sakit.

Saya dan suami pun saling pandang. Kode banget Fathan tuh. Seolah menyindir, hayoo lhoo janji mana janji, yuk tepati! 😅

Dengan persiapan yang praktis (karena dekat) kami pun akhirnya berangkat menuju D'Kandang sesuai permintaan Fathan.

Main apa saja disini?

Yup, karena anak seusia Fathan dan Nusaiba sedang gila-gilanya main. Apa saja yang mereka inginkan untuk dijelajahi saya turuti. Selama tidak membahayakan, why not? Saya dan suami tinggal jadi pengawas dan pengarah.

Naik Kuda Yuuk, kopak-kopak.


Fathan sangat suka sekali dengan kuda. Mungkin ia terinspirasi para pejuang jaman dahulu yang menggunakan kuda sebagai lambang kekuatan dan kepahlawanan. Tidak ada rasa takut sama sekali, Ia berani naik sendiri. Namun karena kita juga ingin merasakan akhirnya Fathan ditemani Abinya naik kuda keliling D'Kandang. Dan saya dengan Nusaiba. 

Berbeda dengan Fathan, Nusaiba malah nangis ketika kuda mulai bergerak. Ia ketakutan karena mungkin baru pertama kali naik kuda. Namun ketika kudanya diam, dia pun diam, tak takut. Lucuuu sekali ketika adegan ini 😅

Bermain Bersama Kambing, Domba, Kelinci dan Sapi

Ginak-ginuk banget Kambing Morino ini 😄

Kok ini macam di Ragunan? Iya bedanya ini semua hewan ternak yang dapat dibudidayakan. Juga terdapat tanaman budidaya. 




Serasa di New Zeland, tempat ini hijau dan asri. Fathan dan Nusaiba berlarian kesana-kemari. Ketika menyentuh dan memberi makan kelinci, Fathan berani dan geli menahan betapa gemesnya ia terhadap binatang lucu itu. Namun ketika mendekati kambing asal Australia, Fathan kabur dan nangis karena kambingnya nyeruduk-nyeruduk badan Fathan. Padahal menurut pengurusnya, memang wataknya seperti itu ketika ada pengunjung yang mendekat, ia akan menunjukan rasa sayangnya dengan nyeruduk dan mengelus-elus kepalanya ke badan pengunjung. Saya pun terpingkal melihat kehebohan ini.

"Itu tanda sayang kak." Kata saya kepada Fathan.
"Iya tapi Fathan takut digigit." Katanya ngeles.
"Ya sudah, kita naik-naik ke puncak itu yuuk!" Saya alihkan perhatiannya dengan lomba lari menuju puncak Safary Milk.




"1... 2... 3... Siapa yang duluan dapat yogurt lagiii." Kata saya sembari teriak. Anak-anak pun langsung curi start dan berlarian menuju puncak. Sambil balap lari, mereka tergelak tawa yang rasanya nyeeess sampai ke hati. Bahagiaaa, Alhamdulillah 😍

Dan sudah pasti dimenangkan oleh Fathan karena usianya saja terpaut 2 tahun, xixi... 

"Horreee, Fathan menang... Fathan menang..." Fathan menari-nari di puncak Safary Milk. Nusaiba hanya teriak dan berceloteh Nang... Nang... Nang... sambil mengangkat-angkat tangannya.

Saya pun menyusul mereka dan meminta Abinya untuk mengabadikan moment indah ini...

Puas seharian main dengan hewan, pindah ke air mancur di tengah-tengah zona D'Kandang. Fathan dan Nusaiba sangat antusias. Meskipun Nusaiba baru sembuh, saya membiarkan ia bermain air bersama kakaknya. Karena kebahagiaan dapat mengenyahkan rasa sakit. 



Setelah bermain air segera saya mandikan mereka berdua dan menaburinya dengan minyak angin.

Alhamdulillah, tak ada gejala yang harus dikhawatirkan setelahnya. Ya, liburan jika disiasati dengan baik akan melahirkan kepuasan dan kebahagiaan pada diri anak. Waktu usia dini inilah, waktunya mereka bermain dan bereksplorasi. Melihat indahnya dunia. Dan menyadari bahwa bukan hanya manusia saja penghuni yang ada di bumi ini. Mengenali tumbuhan, mengenali hewan, dengan begitu akan mengenali Tuhan-nya yang menciptakan.

Karena saya selalu percaya bahwa dari anak yang bahagia akan terlahir jiwa tangguh yang percaya diri yang memiliki sifat simpati dan empati. Sehingga nalar akalnya bekerja.



Mari ciptakan senyum merekah pada wajah-wajah lucu dan menggemaskan ituu. Yup, siapa lagi kalau bukan anak-anak kita 😊


Salam Bahagia 😊
*Artikel ini disertakan dalam lomba blog Tempra kerja sama Taisho dan Blogger Perempuan

40 comments:

  1. Siapa jga yg ga sedih pas lagi liburan si kecil sakit yah mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba, rasanya gimana gt ya mba, lemes 😢

      Delete
  2. bu..masuk ke Dkandang bayar berapakah? Aku jg rencana kesanaa

    ReplyDelete
  3. Wah aku juga udah ke D Kandang, anak2 seneng main airnya dan naik kuda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya apalagi mandiin kebo sama tangkap ikan ya mba

      Delete
  4. Asiknyaaa yang naik kuda kopak-kopak..hehe

    ReplyDelete
  5. Abhi juga sedia tempra saat berpergian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Abhii kita bepergian bareng yuuuk 😘

      Delete
  6. Tempra emang manjur meredakan demam ya mbak, saya juga selalu sedia di rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, dari jaman ke jaman ya, ampuh bgt emang

      Delete
  7. serunyaa main sama anak-anak yan mbak :D
    apalagi udah persiapan bawa tempra, supaya anak2 nggak sakit mau main aer ataupun main2 sama binatang maah lewaat hihi

    ReplyDelete
  8. duh, nusaiba bobonya kok gituuuu, xixixixixi pake hijab ya nak :P

    Seru ya semua mainannya ajak fatihfay yaaa,

    aku juga sering beli tempra, karena domisili waktu itu pindah2 dan anak mudah demam, karena capek diperjalanan, jadi beli tempra di indomaret atau apotik mudah di dapatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bobonya emg bgtu tante, kan lg bobo masa pake hijab 😜

      Hayuuuk, kesini yuuk, kita naek kuda bareng, hehe.
      Bener, tempra emg andalan bgt buat anak demam

      Delete
  9. Waa..seruu...Nusaiba itu di kota mana ya mbak?��

    Thanks for sharing infonya...sangat bermanfaat tipsnya. Baru tahu kalau pelukan di dada itu baik buat menuunkan deman anak��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nusaiba itu anak saya mba, klo maksudnya D'Kandang di sawangan, depok 😊

      Sami2 mbaa...

      Delete
  10. Abang Fathan lucu bangeeet :D
    Aku pernah ke D'Kandang juga Mba sama anakku. Ternyata Mba Shine rumahnya deket situ ya? Kalau dulu udah kenal bisa mampir ya *eh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa rumahku dekat sini mbaa, wah kapan2 klo kesini kabar2i ya, mampir k rumahkuu

      Delete
  11. Aiih tempat pikniknya familiar maaak.sedih ya klo jauh dr suami..anak demam,hrs aware sedia pnurun panas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba harus senantiasa siap siaga ni emak2 macam kita, hehe...

      Delete
  12. ah, anak2 juga suka ke d'kandang.
    salam kenal ya mbak shine :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa mba, tos!
      salam kenal jg ya mba, terimakasih sudah berkunjung 😊

      Delete
  13. Jalannya memang nggak harus jauh-jauh ya mba Shine. Serunya main ke Dkandank :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kemanapun yg penting happy dan bersama orang yg tepat, hehe

      Delete
  14. family time, seru sekali ya Mbak, waktu yang sangat berharga bersama keluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mba, mamanfaatkan waktu berharga bersama, hehe *kata2nya dibolak-balik 😅

      Delete
    2. Bener mba, mamanfaatkan waktu berharga bersama, hehe *kata2nya dibolak-balik 😅

      Delete
  15. Akupun slalu skin to skin. Tapi tetep obat penurun panas harus slalu siap sedia ya maaak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul maaak harus selalu sedia klo obat-obatan 😊

      Delete
  16. hihi bawang merah untuk perut kembung jadi inget ibu saya, dan beliau masih mempraktikkannya pada cucu-cucunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, turun temurun bawang merah emang ampuh ya mba buat ngusir angin, hehe

      Delete
  17. Replies
    1. Siaaap, besok maen k tempat Arfa ya, insya Allah 😊

      Delete
  18. Bonding itu manjur kadang ya, dulu kalo anak demam selalu aku peluk, aku gendong. Cepet banget masa berlalu, hikss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mak, menemani masa usia dini emang kadang mengkel tapi ternyata pas dijalani kok ya cepet bgt, suatu saat aku pun pasti kangen, hiks, jd ikut terharu 😢

      Delete
  19. Jadi kepengen ngajakin anak naik kuda juga
    (psssstt aslinya ibunya yang kepengen naik kuda wkwkwk)
    Anak2ku kalau demam minumnya juga Tempra mbak :)

    ReplyDelete
  20. waaah lucuuu, nusaiba takut yaa sm kudaa....kudanya lucu kok nak

    ReplyDelete
  21. Kalau saya mah sulit sekali mbak untuk mendapatkan waktu yang bebas dengan keluarga apalagi bisa sampai liburan mungkin bisanya kalau hari hari libur, sebenarnya sedih tapi demi keluarga apa saja rela saya lakukan.

    ReplyDelete