Wednesday, November 4, 2020

Tak Lagi Peduli

 Ada yang terang-terangan mengatakan perasaannya pada seseorang padahal ia telah menggenggam cinta suci.

Atau mungkin bukan cinta lagi?

Karena toh akhirnya hatinya hanya pada 1 nama.

Kenapa bisa sesakit ini mengetahui mereka saling mencintai?

Apa aku peduli dengan mereka?

Atau ini hanya egoku saja?


Baik, tak usah lagi hiraukan rasa sakit.

Barangkali inilah yang terbaik.

Biarku telan rasa sakit ini.

Aku 

putuskan

Untuk

Tidak Lagi

peduli denganmu dan wanita itu.


Aku harus bahagia bersama raga yang ku punya.

Tak akan lagi ku usik cinta dan perasaan kalian.

Urusan kalian.

Karena semua akan dipertanggungjawabkan.

Janji, biarkan tinggal janji...

Ucapan, biarkan ia mendusta..

Setia, biarkan ia mengkhianati..

Aku tak lagi peduli..

Aku kini hanya ingin melakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan.

Meski tak pernah dianggap

Tak apa

Aku hanya pinta ridho Nya

Siapa tau kelak inilah

Yang justru menghantarkan Rabb ku ridho terhadapku.

Menyambutku dan berseru

"Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah."



No comments:

Post a Comment