Monday, October 26, 2020

Teguh

Teruntuk Sahabatku. Inilah empatiku terhadapmu...

********

Allah, aku harus berbuat apa?

Diantara sakit dan lukaku, ada rasa rindu berkelebat akan kenangan menemaninya bertahun-tahun.


Allah aku harus bagaimana?

Dalam keputus asaan ini, ada harap tentang masa depan, tentang pelukan kehangatan penuh kesetiaan.


Allah, harus ku langkahkan kemana?

Ketika rasa ini semakin tumbuh setiap harinya, rasa yang entah apa,  sulit sekali mengartikannya. Ada yang berdesir setiap kali ku panggil namanya dalam doa dan sujud panjangku. Benarkah aku telah begitu dalam mencintainya?

Ku mohon benarkan langkahku, semoga rasa ini bukan hal yang semu namun abadi hingga kelak di Surga, Kita bergandengan, saling memeluk satu sama lain dalam tangis bahagia. Bahwa Kita telah sama-sama melewati badai besar karena Mu, hanya karena Mu.


Allah. Allah. Allah.

Aku ingin Engkau saja...

Tunjukkan jalan yang benar dalam hubungan ini. Singkap keraguan itu.

Karena modal sebuah hubungan hanyalah "Percaya".


Lalu ketika kepercayaan itu mulai terkikis, akankah aku bisa menambalnya seperti semula?

Ataukah sangkaku yang terjadi karena luka itu semakin menganga, disirami air raksa kemudian berubah menjadi cemburu yang kadang mendobrak akal sehatku.


Aku tak ingin berandai-andai ya Allah.

Bantu aku Allah, ku mohon.

Bantu aku tuk teguhkan imanku. Teguhkan keputusan ini, yang terbaik menurut Mu.


Allah, bolehkah ku pinta tentang rasa bernama bahagia?

Dimana cinta suci ini terus terjaga, saling bersahutan, bertasbih dan mengaminkan hatiku dan hatinya? 

Bolehkah? 


Allah, Engkaulah kekuatanku.

Peluk aku dengan segala rahmat dan hidayah Mu...


********

Sahabat, ingatlah, sebuah ungkapan  Sahabat Mulia, Umar bin Khattab, : "Rahasia kemenangan dalam 1 pertarungan bukan teknik, bukan kekuatan fisik tapi ketahan,  kesabaran.

Maka, siapa yang paling sabar, dia yang akan menang."


Ishbiru wa shabiru wa rabithu... Innallaha ma'ashabirin...


Semoga ini dapat melegakkan sesak dadamu... 



No comments:

Post a Comment