Saturday, October 31, 2020

Sungguh

Sedekat wajah dengan wajah.

Raga pun tenggelam.

Tetap hatimu masih menengok masa lalu


Aku membisu

Nyeri terasa ngilu

Bercampur sembilu

Ku coba bertahan dengan rasa sakit


Siapa tau esok lusa

Ia akan menjadi penawar

Sudah, teguh saja pada jalan Nya

Tidak ada yang harus dikhawatirkan

Sesungguhnya Allah tidak pernah

Berkhianat akan firman Nya


Yang menjaga hanya untuk yang terjaga...


Jika tidak di dunia

Semoga di surga 

Meski hanya sebagai debu

Tak apa..

Aku hanya ingin berkumpul dengan yang mencinta...


Ku titip hatinya pada Mu

Dengannya, tidak ada hijab tersembunyi 

Ku percaya pada Mu

Tidak mungkin selamanya akan sakit.

Kini,

Biar,

Rasa sakit ini memelukku erat.

Esok lusa semoga bahagia didapat.


Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin..


No comments:

Post a Comment