Thursday, August 11, 2016

Kunci Sukses Eyang Bangsa

Bismillah...

Sumber : okezone

Selain kesetiaannya dalam romantisme cinta yang tak diragukan lagi. Eyang satu ini ternyata romantis terhadap Sang Penciptanya.

Ya, berbicara lelaki yang ditubuhnya diklaim berisi otak semua ini memang tidak akan ada habisnya. Pasalnya inspirasi selalu hadir disetiap sudut pandang yang dapat diambil dari nya.


Siapakah Ia? Ia yang karya nyatanya dapat dinikmati kita pada era ini. Ia yang namanya disebut oleh setiap anak yang menyukai pesawat. Yup, Siapa lagi jika bukan Bachrudin Jusuf Habibie (BJ Habibie).

Dari perawakannya memang kecil, namun dari situlah kinerja otaknya begitu besar (cerdas).

Minggu, 7 Agustus 2016 pada sesi 1 berlangsung acara menarik yaitu Diskusi Publik Menggali Inspirasi 80 Tahun Habibie dengan tema "Mengulik Kepribadian Eyang Habibie dalam Meraih Sukses" yang diselenggarakan Forum Lingkar Pen yg tergabung dalam Friends Of Mandiri Museum. Bekerjasama dengan The Habibie Center, Penerbit Tiga Serangkai, Museum Bank Mandiri, Bank Mandiri dan Lembaga kursus Bahasa Asing Euro Management.
Habibie memang tidak ada ditempat namun namanya disebut-sebut oleh kedua narasumber yaitu Andi Makmur Makka dan Sutanto Sastrareja dengan moderator Boim Lebon (penulis novel).

Andi Makmur menjelaskan bahwa jika saja Habibie&Ainun tidak didokumentasikan melalui buku atau pun film, beliau sanksi jika ketokohan Habibie yang besar akan tenggelam.

Saya pun mengaminkan pendapat beliau ini. Andai saja tidak ada buku dan filmnya mungkin saya tidak akan pernah tahu perjuangan pak Habibie dan bu Ainun meraih sukses.

Selain cerdas, sosok Eyang ini memang memiliki pendirian yang kuat dan semangat baja menggapai cita untuk kemajuan bangsa.

Menurut Sutanto, Kesuksesan Eyang dapat disimpulkan pada 3 aspek kemampuan yaitu kemampuan akademik yang baik, kemampuan psikologi nasionalis, dan kemampuan sosiologis yang mudah berbaur untuk berdiskusi.

Dan dilengkapi dengan kemampuan ibadah yang tak pernah terlupakan. Salut banget dengan Eyang Bangsa satu ini.

"Tujuan dibuatnya buku Habibie The Series sendiri adalah agar generasi bangsa ini mengambil semangat, kerja keras, dan sisi positif beliau", tambahnya...
Ya saatnya generasi muda melek dengan kebaikan dan teladan yang ada pada Eyang Habibie. Karena dengan kebaikanlah akan terlahir kebaikan-kebaikan yang terorganisir.

Kita tidak pernah membayangkan, mesin bisa terbang, namun dengan kecerdasan dan niat baik, pesawat kini ada menjadi fasilitas yang memudahkan. Kita tidak pernah membayangkan ketika hari kerja hanya 5 hari saja, namun dengan jiwa bijak dan kebaikan itu terjadi, karena yang dilihat kinerja bukan absensi. Kita pun, mungkin, tidak pernah membayangkan kesetiaan hanya milik para malaikat, namun dengan cinta kasih dan kebaikan, setia itu bahkan hingga hari akhir seperti Habibie&Ainun.

Kebaikan-kebaikan seperti itulah yang memang pada dasarnya wajib didokumentasikan sebagai jembatan bahwa cerdas itu bukan hanya otak namun hati dan perbuatan, sehingga kebaikan itu terpancar dari nilai manusiawi itu sendiri.
Terakhir, sesi tanya jawab. Dari sekian banyak yang ingin bertanya, moderator mempersilahkan 4 penanya. Setiap peserta menanyakan seputar kegigihan Eyang dalam menuntu ilmu, kiprah beliau selama menjadi presiden, mengubah generasi pemuda yang malas dan pelepasan Timor Timur. Dan keempatnya dijawab dengan  apik oleh kedua narasumber hingga sesi pertama selesai.

Kita doakan semoga Eyang sehat selalu sehingga nilai kebajikan dan kebaikan yang ada padanya terus menerus, meregenarasi.
Acara Bedah Buku Habibie The Serries dan Diskusi Publik Menggali Inspirasi dari 80 tahun Habibie adalah salah satu rangkaian acara yg digelar oleh Friends Of Mandiri Museum bersama dengan Pameran Foto #Habibie80 yang berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 20 Agustus di Museum Bank Mandiri, Kota Tua, Jakarta Barat.
Nah, untuk temans yang belum sempat hadir, masih ada waktu hingga 20 Agustus 2016 ya, catat. 😄
Jangan sampai terlewat, ada lombanya juga lho...


1 comment: