Tuesday, June 21, 2016

Ayo Indonesia TANGKAL Kolestrol!

Siapalah di dunia ini yg sanggup menahan pedihnya perpisahan? Saya menyaksikan Bapak sendiri terbujur kaku meninggalkan kami keluarganya karena Penyakit Jantung yg baru kita ketahui belakangan ini.

Ya, penanganannya memang benar-benar terlambat. Karena awalnya, sakit dada yg terasa sesak itu dikira hanyalah sakit biasa. Sehingga kami keluarganya abai akan kondisi yg seharusnya segera dibawa ke Pelayan Medis.

Penyesalan dan kepedihan yg begitu dalam itu menjadi pelajaran besar bagi kami. Untuk selalu waspada, untuk selalu menjaga dan menanmkan pola gaya hidup sehat. Maklum, di kampung, pola hidup sehat masih abai dan terkesan mempasrahkan segalanya pada Tuhan tanpa ikhtiar yg dinamakan Tawakal.

Sabtu, 30 April 2016 bertempat di The Foundry 8, SCBD, Jakarta. 15 Blogger terpilih termasuk saya didalamnya, menghadiri undangan NutriveBenecol yg bekerjasama denga Klik Dokter yg menggelar acara bertema "Ayo Indonesia Tangkal Kolestrol."

Suasana riuh, ramai diisi oleh para hadirin, tua, muda, belia. Semua ada dihall The Foundry. Mulai dari photo booth, pengecekan kolestrol, Klik Dokter dan NutriveBenecol booth pun ada meramaikan suasana.


Sesi pertama diisi oleh Dr. Penihedi P.,MKM.(Gz) yg menyajikan Live Smart Cooking Show. Menurut beliau, hidup sehat itu tak musti makan rebus-rebusan melulu setiap saat melainkan bisa diakali, asal kitanya kreatif dan tahu betul kandungan didalam makanan yg akan kita masak. Saat itu pula, Dr. Peni beraksi, memadukan daging cincang dan sayuran. Disela-sela ia memasak, ia pun tak luput membahas satu persatu bahan yg digunakan. Seperti bawang putih yg dipercaya berkhasiat untuk darah tinggi dan penyakit lainnya. Kemudian Beliau bepesan, terutama Ibu-ibu yg suka masak untuk keluarganya, Aturlah komposisinya seperti harusnya sayur yg diperbanyak bukan nasi! *duh,saya jadi tersindir 😄


Kemudian, sembari menunggu masakan Dr. Peni selesai, acara dimeriahkan dengan kedatangan Chatalia Olivianty dengan langsung mengajari kami semua Aksi Senam B-Fit. Jadi meskipun kita sibuk bekerja atau mengurus anak, tidak ada alasan lagi untuk tidak berolahraga. Aksi senam B-Fit ini bisa dilakukan sembari duduk lho. Jadi kaki dan tangan  yg bermain. Seru deh, meskipun durasinya hanya 30 menit, saya ngos-ngosan dibuatnya, ahaha, ketahuan ga pernah olahraga 😄
Setiap hari saja begini, pasti singset kembali ni badan 😅


Dan acara yg ditunggu-tunggupun tiba. Ya, akhirnya kami memasuki Talkshow Interactive bersama Dr. Vito Damay, Sp.JP, M.Kes. Dokter ganteng ini menjelaskan secara gamblang mengenai fungsi dan organ dalam, terutama jantung dan cara kerjanya. Untuk kolestrol sendiri sebenarnya diproduksi oleh tubuh dan bisa juga diambil dari makanan. Namun yg bagaimana? Itu yg menjadi soal. Dan jawabannya adalah HDL (High Desity Lipoprotein) atau biasa disebut kolestrol baik. Sementara koletrol yg harus ditangkal dan dihindari adalah kolestrol jahat atau LDL (Low Densisty Lipoprotein).

Kolestrol tinggi berbahaya untuk kita karena akan memicu jantung. Jika terlalu banyak LDL di darah akan menyebabkan penumpukan plak di dinding pembuluh arteri. Ini yg menyebabkan jantung dan stroke. Di dunia medis, kondisi tersebut dinamakan atherosclerosis.

Videopun diputar, menampakan setiap makanan yg masuk pada tubuh, termasuk lemak-lemak, kemudian menempel dan terjadi penyumbatan pada dinding arteri dan duaaar pecah. Seringkali itu terjadi pada orang yg mengalami serangan Jantung. Menurut dr. Vito, namanya juga serangan, ia terjadi tanpa permisi. Maka dari itu menanggulanginya adalah sebuah keharusan.

Untuk mengetahui tinggi atau rendahnya kolestrol kita bisa mengeceknya secara rutin pada dokter atau ahli kesehatan lainnya.

Dan berikut Tips hidup sehat untuk Tangkal Kolestrol tinngi :

1. Olahraga rutin 3-5 kali dalam seminggu. Dengan durasi minimal 30 menit.

2. Pola makam yg sehat dengan menghindari makanan yg mengandung koletrol tinggi seperti jereon, hati, daging kambing, dll. Saran dr. Vito, boleh memakan makanan tersebut asal perhatikan porsinya dan jangan terlalu sering.

3. Pola hidup sehat dengan tidak merokok dan meminum minuman tidak beralkohol. Karena kita tahu rokok merupakan pembunuh berdarah dingin.

4. Check up. Lakukan pemeriksaan kolestrol secara berkala dan konsultasikan dengan dokter.

5. Konsumsi NutriveBenecol 2 kali sehari setelah makan.

6. Jika kolestrol tinggi, konsumsi NutriveBenecol lebih dari 2 kali sehari.

Kenapa harus NutriveBenecol? Karena sudah teruji secara klinis dapat menurunkan kolestrol hingga 7-10% dalam 2-3 minggu. Nutrive Benecol juga aman dikonsumsi karena terbuat xzri bahan alami dan telah mendapat status GRAS (Generally Recognized as Safe) dari United State FDA (USFDA).

Selain rasanya enak dan berkhasiat menurunkan kolestrol, Ia bisa dikonsumsi oleh orang dengan koletrol normal yg ingin melakukan pencegahan. Rasanya juga bervariasi dalam bentuk minuman smoothie.

Plant Stanol yg diperlukan tubuh untuk menurunkan kolestrol juga tersedia dalam Nutrive Benecol. Dalam buah-buahan juga terkandung Plant Stanol Ester, namun jumlah kandungannya sangat sedikit dibandingkan yg diperlukan untuk menurunkan kolestrol. Nah, dalam 2 Nutrive Benecol terkandung 3,4 gr Plan Stanol Ester yg cukup untuk menurunkan kolestrol.
Lalu, bagaimana dengan penderita diabetes? Jangan khawatir, karena Nutrive Benecol ini Low GI (GI=52) sehingga aman untik dikonsumsi.

Yuk, mulai sekarang kita Tangkal kolestrol!

Bersama kita bisa turunkan resiko Stroke dan penyakit jantung koroner!

Eh iya, TANGKAL sendiri ada kepanjangannya lho...

Teratur periksa kolestrol.
Awasi asupan dan pola makan.
Nikmati hidup tanpa rokok & kolestrol.
Gerak berolahraga gerakan B-Fit.
Kendalikan berat badan dan stress.
Awasi tekanan darah Anda.
Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2 x sehari.

Semoga dengan edukasi ini, Indonesia dapat terbebas dari pembunuh nomor 1 itu, Jantung. 👊

2 comments:

  1. Kolesterol oo kolesteroll.. sekarang jadi momok bgt ya mba shine. Padahal dulu2 mah hajar aja semua makanan.. hihi. Tapi memang karena kolesterol pintu u berbagai penyakit lain perlu ditangkal.. setuju kudu rajin cek up

    ReplyDelete
  2. bener nih harus mulai TANGKAL..faktor usia, pola makan dan pola kerja mempengaruhi tingginya kolesterol

    ReplyDelete