Tuesday, January 10, 2012

Cinta = Tindakan?

Bismillah...

“Kita nikah yuk!”
“Ga mungkin.”
“Kenapa?”
“Karena nikah bukan sekedar ucapan.”
“Kamu meragukanku?”
“Tidak.”
“Lalu?”
“Aku hanya butuh tindakan.”
“Baik, akan ku buktikan.”
“Ya, silahkan…”
“Ah, kamu keterlaluan.”
“Tidak, bukan itu maksudku.”
“Sinta…”
“Rama…”

Hening…

“Besok aku akan mendatangi orangtuamu.”
“Silahkan.”
“Aku butuh komitmen dari mu.”
“Aku tidak bisa menjanjikan.”
“Kenapa?”
“Lagi-lagi aku tak butuh ucapan.”
“Kau ini kenapa?”
“Aku hanya belajar ketegasan.”
“Lalu ketika aku mendatangi orangtuamu dan kau akan menolak?”
“Buktikan saja.”
“Aku butuh kepercayaan dari mu.”
“Tidak.”
“Kau menyebalkan.”
“Maka tinggalkanlah…”
“Aku mencintaimu.”
“Aku belum bisa menjawab.”
“Ucapan sekalipun?”
“Semua masalah berawal dari ucapan.”
“Dan kau menganggapku begitu?”
“Mungkin saja.”
“Kau sangat memuakkan.”
“Begitulah…”
“Aku serius.”
“Aku pun begitu serius.”
“Sinta…”
“Rama…”

Hufffh… Rama menarik nafas.

Hening

“Jadi keputusannya?”
“Aku begitu lelah.”
“Lelah karena?”
“Ucapan orang-orang yang mencintaiku.”
“Oya?”
“Ya.”
“Kenapa?”
“Untuk kesekian kalinya, aku hanya butuh tindakan.”
“Ya, aku akan bertindak jika kau menjawab cintaku.”
“Aku tak bisa menjawabnya.”
“Lalu aku harus bagaimana?”
“Bertindak dan datangi orangtuaku.”
“Dengan kepastian kau akan menerimaku?”
“Silahkan saja, buktikan! Bertindak maka keajaiban…”
“Sinta…”
“Rama…”
Hmmm… Rama mengusap wajah.
“Baiklah, besok aku akan mendatangimu, bersiaplah.”
“Ya.”

Sinta tersenyum. Entah apa maksud dari senyumnya. Yang ia tahu bahwa hidup ini memang butuh ketegasan. Begitupun cinta bukan hanya sekedar ucapan atau kata yang mendayu melainkan semuanya berawal dari sebuah tindakan, action, do dan kata lainnya yang mengarah pada arti bertindak!

16 comments:

  1. Semoga Rangga lebih tegas dari Rama. :D

    ReplyDelete
  2. @Undem : apaan? orang beneran fiksi thok, wleeek :P

    @mas Amir : sorry, tadi salah ketik, sekarang udah di edit :D

    @mayaaaa : #eaaaaa... maya sotooooy babat :P

    ReplyDelete
  3. Ya emang beneran fiksi mbak. Tapi diselubungi curhat. Muahahaha...

    ReplyDelete
  4. ayo buktikan,tunggu apalagi....!!..:)

    ReplyDelete
  5. @undem : arrrggh, si undem menyebalkan... sakarep mu lah na, suka2 kamu, hak asasi kan ya? ahaha :P

    @mba faniii : ayooo, kasih aku calon dulu tapi, wkwkwk :P

    @mas kahfi : tunggu calon mas, ahahaha :D

    @asep : kang asep? ambigu nih kata2nya :P

    @mba fitri : betuuul sekali mba :D

    ReplyDelete
  6. mau dong kaya' gini~
    tegasss
    ngga omdo

    ReplyDelete
  7. huuh mba, aku juga mauuu :D :P

    ReplyDelete
  8. wah.... ini mah bukan rama & shinta hahahahahaha..... bibiw ama ehmmmm....

    ReplyDelete
  9. hmmm..setuju mbak..kalo cuma ngomong doang beo juga bisa..:)

    ReplyDelete