Monday, September 26, 2011

Kolerasi Mimpi dan Kematian, Benarkah?


Aku berangkat menuju tukang gigi. Ceritanya unik dan lucu… aku yang memang berniatan untuk di bekhel akhirnya harus mendapati proses pencabutan dua gigi gerahamku. 

 
Melihat sekeliling sangatlah mengerikan. Karena disekitarku terdampar pasien-pasien yang entah bermasalah apa dengan giginya. Kami disuntik bius. Dan anehnya, ketika pasien lainnya terlelap karena kerja bius, sementara aku masih sadar sesadarnya. Ya, aku melihat kejadian demi kejadian proses pencabutan gigi dan lain sebagainya. Yang paling mengerikan dan membuatku ketakutan adalah ketika bocah berusia sekitar 12 tahun, disikati giginya dengan menggunakan sikat WC yang gedenya sealahim jika dibandingkan dengan sikat gigi. Aku meringis dan aku melihat bocah tersebut enjoy, diam tak bergeming ketika disikat giginya oleh si tukang dengan kekuatan ekstra. 

Dan tibalah giliranku untuk dioperasi. Si tukang memegang tank yang gedenya tak kalah dengan palu. Kalian tentu tahu kan tank? Bukankah itu perkakas untuk pekerjaan bangunan? Ya ampyun, aku meringis dan hap! Gigiku berhasil dicabut. Dua-duanya. Aku pun tak tahu kok bisa ya? Seperti sulap, simsalabim… ompong dech… 

Datanglah Bapakku menjemputku. Biaya pencabutan gigi 2 geraham sangatlah murah hanya Rp.50.000, tapi akhirnya Bapakku pun menawar menjadi Rp.25.000,- dan dapat! Aku pun pulang dengan bapakku dan tak lama alarmku berbunyi jam 3.30 dini hari. Ya Allah, Cuma mimpi toh? Kok berasa nyata banget! Untung Cuma mimpi, kalau beneran ga berani dech liat tank yang gedenya segambreng.

Dan pagi, selepas shalat dhuha. Bapakku menelpon…
“Assalamu’alaikum…”
“Wa’alaikumusalam wr.wb. Ada apa pak?”
“Mang aca meninggal Nur…”
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.” Seperti kapas aku ingin menghempas saja, ragaku berasa enteng dan aku berhasil untuk tak menangis.
“Aku ingin pulang pak…”
“Jangan! Udah doanya saja. Jangan sampai dipikirkan ya…”

Innalillahi wa inna ilahi rajiun…
"Hai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhamu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu" (QS Al-Fajr :27-30)

Aku pun akan menyusul, cepat ataupun lambat…
Semoga Allah menerima mu ditempat terbaik-Nya… 

Begitu banyak kenangan dimasa kecilku dilewati bersamanya. Ketika mengangon (mengembala) domba, maen petak umpet disawah. Naik kerbau disawah, lari-larian di hutan dekat kuburan dan mencari jamur di kebun yang letaknya jauh dari rumah emak. Ya Allah… Aku akan sangat merindukannya… Semoga kelak, kita bisa bertemu ditempat terindah Mu walaupun hanya sebagai debu, aamiin ya Rabb……..

Satu hal yang pasti di dunia ini adalah KEMATIAN! Pertanyaannya, Sudah siapkah kita? Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mempersiapkannya! Mardihotillah ya Rabbana…

***Kolerasi mimpi dan sebuah kematian itu nyata ku dapatkan! Adalah aku sering mengira bahwa apapun yang ada dalam bunga tidur merupakan pikiran bawah alam sadar saja, selain itu aku anggap mitos yang sering diwujudkan kebenarannya oleh syetan. Tapi kini? Wallahu’alam bi shawab…

7 comments:

  1. kalo menurutku mimpi itu memang bunga tidur. jadi gak usah dipikirin

    ReplyDelete
  2. saya lulusan SMKN 1 Subang... -______-

    ReplyDelete
  3. @mba SCB : iya tah mba? baiklah klo begitu ^.^

    @arif : oalaaaaah... adek kelasku taaah??? angkatan tahun berapa dek?

    ReplyDelete
  4. Semoga hidup bersama behelnya sukses ya. ^^

    ReplyDelete
  5. @mas asop : oh No!!! itu kan cuma mau dibekhel dalam mimpi... males banget aku dibekhel, katanya bikin gigi cenat-cenut... lagian muahal juga tuh. Klo aku beneran dibekhel mas, wuaaah dunia heboh, pasti banyak yg bilang : "Kenapa ga sekalian z bekhel muke lu?!" T.T

    ReplyDelete
  6. salamkenal!

    wah, kepercayaan sperti ini ada di kampungku
    kalo mimpi gigi tanggal, pasti ada yang meninggal
    *saya sih makluk aja, tapi ga mau percaya*
    ;-)

    ReplyDelete
  7. @mas pelancong nekad : betul mas, di kampung saya juga masih suka banyak mitos2 yg seperti ini. Alhamdulillah dg sharing seperti ini, saya semakin yakin klo memang kolerasi mimpi dan sebuah kejadian yg akan terjadi itu sama sekali tak berelasi. mungkin dg ini pula Allah lagi2 mengingatkanku supaya ga goyah, ehm, hehe...

    ReplyDelete